Selasa, 07 Mei 2013

kangker jantung (sakit jantung)

Sudah Terang Bahwa Berpegang Teguh Atas Qur'an Dan Hadits Niscaya Tidak Akan Sesat
Riwayat Para Khalifah dan Tokoh Islam Dunia »
Ingin menambah wawasan anda terhadap Islam dan para tokoh-tokoh pemuka Agama Dunia Yang tersohor seperti Abu Bakar As-Sidiq, Umar bin Khattab dan Utsman bin Affan? Silahkan klik !!
http://waroengpodjok-g.blogspot.com
WELCOME !
Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarokaatuh

BAMBANG IRAWAN HAFILUDIN DIGEROTI KANGKER JANTUNG

Dimasa Tua


Sadar atau tidak sadari sakit yang datangnya dari tabiat kita yang tidak terpuji yang gampang kita perbuat baik digerakan oleh mulut untuk bicara, tangan untuk menulis atau kaki yang bergerak mengerjakan hal-hal yang positif maupun negatif.

KANKER JANTUNG
Dari Insinyur ahli peneliti berbagai penyakit plus solusinya, yakni Kangker jantung akibat perbuatan tidak bisa menjaga mulut karena bicara pedis menyakiti orang lain, berbuat salah menzalimi orang lain dan menunding kata-kata tidak enak melulai tangan dengan cara menulis... Penuh dengan sikap emosi, dan marah-marah lagi pendendam.



Sakit itu bisa terobati kalau kita berserah diri kepada Allah, dengan setulus dan sepenuh hati untuk meminta. Istigfar yang banyak, sholat yang tertib merubah sikap dan tabiat Insya Allah obat itu datangnya dari Allah.Kaidah-kaidah cara beribadah inilah orang jaman sekarang ini banyak ditinggalkan, karena urusan dunia.

Demikian kata dari Ustad Danu host Pengobatan"Bengkel Hati" di MNCTV Sebagai host.

Mas Danu ini seorang Insinyur kadang tidak mau dipanggil 'USTAD'.Namun kemanjuran 'resep' dalam berkonsultasi dengan jamaah penuh santun dan murah senyum, tanpa rasa curiga dan menuduh kepada pasienya.
Anda boleh percaya atau tidak tidak tapi itulah faktanya...

Saya pribadi menilai 'PLUS' talenta itu karena kepercayaan dan keyakinan dan tidak ada rasa curiga kepada yakin-yakin sang pencipta.

Tabiat Bambang Irawan Hafiludin bergabung di LDII selama 23 tahun lamanya <mengatakan sesat kok 23 tahun>, sebagai 'Kacung' almarhum Pak Nurhasan, setelah keluar membuat fitnah kesana-kemari dengan dakwah.

Dakwah Islamnya kok menjelekan orang, menyerang penuh kebencian.Ceramah Islam dari masjid ke masjid yang disampai bukan tatanan Dakwah Islami berdasarkan Al-Qur'an dan Al-Hadist tapi membedah hasil karya dibukukan oleh Ustad Hartono Ahmad Jaiz,"BAHAYA LDII" yang isinya tendensius kepada kelompok tertentu.Ini bukti kedengkian, iri, benci dan pendendam.

Adakah di Negeri ini, berdakwah hanya membicarakan isi ceramah Islam menjelekan orang sahaja? Pernahkah kita melihat acara pengisi dakwah di TV ,TV menjelekkan menuding aliran ini dan itu.K.H.Zainuddin MZ katanya ustad sejuta umat itu juga hanya menyinggung,"Orang sholat Jumat kok cari Masjid yang jauh khotbahnya pakai bahasa Arab, padahal ada masjid dekat rumahnya" tapi dia tidak menyinggung pakai bahasa Arab itu siapa? Tanpa dia sadari ia belajar dari mana, yang akhir namanya disandung mencolek pantat yang bukan muhrimnya.Kiayai pernah terjerumus ke partai telah lama hilang salah jurusnya.

Ustad Bambang Irawan Hafiludin asli dan murni tanpa embel-embel apa-apa setelah keluar dakwah yaitu menjelek-jelekkan orang.Bahkan memakai adegan menangis menyesal masuk LDII, hal ini untuk menarik simpatisannya.
Dan perjalanan tidak semulus masa hidupnya, karena sakit Kangker jantung mengeroti karena tabiat dan kelakuannya.



Dalam usia yang ke-62 pada 29 Desember 2010 pada pukul 14.00 Wib akhirnya Menghembuskan nafasnya setelah dirawat di rumah sakit.
Sakit kanker jantung yang diderita tidak pernah ada yang mengabarkan, bahkan keluarganya anak pertamanya ustada Yahya tidak pernah bercerita, rapat-rapat menutupinya.
Seharusnya dimasa tua hidup bahagia tapi penyakit telah diderita.Apakah pentolan telah bicara banyak tentang LDII yang diramu oleh Bambang Irawan Hafiludin akan sirng.Tidak, generasi Bambang telah banyak merajalela dan akan menyebarkan dengan segala cara.Walau Bambang telah tiada namun banyak orang memanfaatkan untuk menyerang, entah apa ganjaran penyakit Allah berikan.

Seperti Allah berikan pada orang pertama, kedua, ketiga dan selanjutnya.Dan azabpun menanti di akherat kelah, sang Malaikat maut menjemput, seperti halnnya Bambang Irawan Hafiludin mendahului kita. Wa Allahhu Alam.

kangker mata

Kanker mata (retinoblastoma) adalah kanker yang terjadi pada daerah di belakang mata yang peka terhadap cahaya (pada retina). Kanker mata dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia, namun pada umumnya penyakit ini menyerang anak-anak yang berumur kurang dari 5 tahun.
Berdasarkan penelitian American Cancer Society, banyaknya anak-anak yang didiagnosis terserang kanker mata mencapai 200 ratus orang setiap tahun.
 Kanker dapat menyerang salah satu maupun kedua mata dengan cara menyebar ke kantung mata dan ke otak

  • Mengaburkan visi-awal mengaburkan visi mungkin sering diabaikan atau disalahkan pada kesalahan tahan api yang memerlukan kacamata. Gejala ini tampaknya tidak berbahaya perlu ditindak lanjuti terutama di kalangan orang-orang dengan faktor-faktor risiko untuk kanker mata oleh dokter mata untuk mendeteksi kanker mata awal.
  • Berkedip atau tempat di bidang visual. Pasien mungkin melihat garis, titik mengambang, wiggly baris, atau titik-titik di depan mata mereka. Gejala ini umum dengan segudang mata gangguan seperti katarak dll. Mereka perlu hati-hati Evaluasi untuk mengecualikan mata kanker terutama bagi mereka yang beresiko.
  • Penuh atau sebagian kehilangan penglihatannya-kadang-kadang ada mungkin menjadi "blinkering"-visi di sekeliling hilang. Visi adalah sering mirip dengan kuda dengan blinkers. Ini mungkin beberapa pasien yang melihat seperti melalui sebuah terowongan. Ini disebut visi terowongan. Semakin lengkap visi itu hilang.
  • Sakit dalam atau di sekitar mata. Ini terjadi terutama karena tekanan yang diberikan oleh tumor pada mata. Rasa sakit langka di sebagian besar mata kanker. Hal ini terjadi ketika kanker mempengaruhi struktur adnexal, saraf atau menyebar ke bagian lain.
  • Menggembung mata. Ini dapat dilihat pada anak-anak dengan retinoblastoma.
  • Mengubah penampilan yang terkena mata
  • Tempat atas mata atau mol atas iris mungkin tampak telah tumbuh dalam ukuran atau diubah dalam tampilannya.

Gejala melanoma berkelanjutan

Berkelanjutan melanoma mungkin sering hadir dengan tidak ada gejala.
Pasien ini mungkin didiagnosis pada mata biasa pemeriksaan oleh dokter mata.
Tanda pertama melanoma sering mungkin hilangnya lengkap visi yang benar-benar menyakitkan.
Orang-orang dengan Sindrom dysplastic nevus atau nevi atau mol di sekitar mata memerlukan pemeriksaan tahunan mata secara teratur untuk mengecualikan melanoma pembentukan dan mendeteksi penyakit awal.

Kanker Pankreas

Apa itu Kanker Pankreas ? Kanker pankreas merupakan jenis kanker yang biasanya menyerang tanpa gejala dan baru diketahui setelah berada di stadium lanjut yang sulit untuk disembuhkan lagi. Kanker pankreas adalah neoplasma yang terjadi pada kelenjar pankreas, salah satu orang penting di perut bagian atas yang berada di bawah lambung dan berdekatan dengan bagian pertama usus dua belas jari, berfungsi untuk mengeluarkan enzim guna membantu pencernaan dan hormon dalam mengatur metabolisme gula.

Bagaimana kanker pankreas bisa terjadi ?
Kanker pankreas terjadi ketika sel-sel di dalam pankreas mengembangkan mutasi genetik. Mutasi ini menyebabkan sel tumbuh tak terkendali dan terus hidup setelah sel normal akan mati. Sel-sel ini terakumulasi hingga membentuk tumor (benjolan).

Bagaimana gejalanya ?
- Nyeri di perut bagian atas yang menyebar ke sakit punggung
- Warna kulit dan bagian putih mata yang menguning
- Kehilangan nafsu makan
- Penurunan berat badan
- Pembekuan darah
- Depresi

Bagaimana diagnosisnya ?
Sulit untuk melakukan diagnosis awal karena gejala - gejalanya yang mencurigakan lambat terjadi, dan dari pengamatan fisik serta hasil tes darah seringkali normal. Adapun pemeriksaan yang dilakukan untuk mendiagnosis kanker pankreas adalah dengan melakukan :
  • Pemeriksaan fisik lengkap
  • Pemeriksaan x-ray
  • CT Scan
  • Endoscopic retrograde cholangiopancreatography (ERCP)
  • Endoscopic ultrasound (EUS)
  • Percutaneous transhepatic cholangiography (PTC)
  • Biopsi

Pengobatan yang dilakukan

Pengobatan kanker pankreas bergantung pada stadium dan lokasi, usia, serta kondisi kesehatan pasien secara keseluruhan. Sasaran dari pengobatan ini adalah untuk mencegah perkembangan kanker pankreas yang makin parah. Berikut ini beberapa pengobatan yang biasa diberikan kepada pasien kanker pankreas:
  • Operasi diperlukan untuk mengangkat semua atau sebagian dari pankreas yang bermasalah.
  • Terapi radiasi ditujukan untuk menghancurkan sel-sel kanker dan menghentikan pertumbuhannya. Radiasi biasa diberikan 5 hari setiap minggu untuk 5 sampai 6 minggu. Jadwal ini diperhitungkan untuk melindungi jaringan yang sehat dengan menyebarkan keluaran total suatu dosis radiasi. Terapi ini dapat membantu mengurangi nyeri atau gangguan pencernaan ketika common bile duct atau duodenum terblokir.
  • Kemoterapi untuk membantu membunuh kanker dengan menggunakan obat-obatan.

Pencegahan yang dapat dilakukan
  • Berhenti merokok
  • Menjaga berat badan ideal
  • Rutin berolahraga
  • Pola makan yang sehat (perbanyak makan buah dan sayur)

Dampak yang ditimbulkan
Kanker pankreas dapat menimbulkan berbagai komplikasi seperti berikut:
  • Penyakit kuning (jaundice)
  • Rasa sakit (pain) yang parah di bagian perut
  • Kerusakan organ usus
  • Penurunan berat badan secara drastis

kangker paru-paru

Menggunakan produk tembakau telah terbukti menyebabkan kanker. Bahkan, merokok tembakau, menggunakan tembakau tanpa asap, dan sedang terkena secara teratur untuk asap tembakau bekas bertanggung jawab atas sejumlah besar kematian akibat kanker di AS setiap tahun. Merokok adalah penyebab nomor satu kanker paru-paru. Para ilmuwan telah melaporkan secara luas pada link antara kanker dan merokok sejak 1960-an. Sejak itu, penelitian demi penelitian telah memberikan bukti lebih banyak bahwa merokok adalah penyebab utama kanker paru-paru.
Sebelum merokok menjadi populer di bagian awal abad ke-20, dokter jarang, jika pernah, melihat pasien dengan kanker paru-paru. Tapi hari ini, kanker paru-paru adalah penyebab utama kematian oleh kanker. Hampir 90 persen orang dengan kanker paru-paru berkembang karena mereka merokok rokok.
Jika Anda merokok, Anda berisiko lebih tinggi untuk kanker paru-paru dibandingkan orang yang tidak pernah merokok. Risiko kematian akibat kanker paru-paru 23 kali lebih tinggi untuk pria yang merokok dan 13 kali lebih tinggi bagi perempuan yang merokok daripada orang yang tidak pernah merokok. Kanker paru-paru dapat mempengaruhi muda maupun tua.
erhenti merokok sangat mengurangi resiko Anda untuk mengembangkan kanker paru-paru. Setelah Anda berhenti, risiko tingkat off. Sepuluh tahun setelah rokok terakhir, risiko kematian akibat kanker paru-paru turun sebesar 50 persen - yang tidak berarti, bagaimanapun, risiko itu dihilangkan.
Merokok cerutu dan pipa juga menempatkan Anda pada risiko untuk kanker paru-paru. Cerutu dan pipa perokok memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker paru-paru dibanding bukan perokok. Bahkan cerutu dan pipa perokok yang tidak menghirup berada pada peningkatan risiko untuk paru-paru, mulut, dan jenis kanker lainnya. Kemungkinan bahwa perokok akan mengembangkan kanker paru-paru ini terkait dengan usia mulai merokok; berapa lama orang merokok, jumlah rokok, pipa, atau cerutu yang dihisap per hari, dan seberapa dalam dihirup perokok.
Banyak penelitian menunjukkan bahwa non-perokok yang terpapar asap tembakau lingkungan, juga disebut perokok pasif, akan meningkatkan risiko kanker paru-paru. Asap rokok adalah asap yang non-perokok terpapar ketika mereka berbagi ruang udara dengan seseorang yang merokok. Setiap tahun, sekitar 3.000 non-merokok dewasa meninggal karena kanker paru-paru sebagai hasil dari pernapasan perokok pasif.
Paparan Radon dapat menempatkan seseorang pada risiko kanker paru-paru, juga. Orang yang bekerja di pertambangan mungkin terpapar gas ini tidak terlihat, tidak berbau, dan radioaktif yang terjadi secara alami di dalam tanah dan batuan. Hal ini juga ditemukan di rumah-rumah di beberapa bagian negara. Kit tersedia di toko hardware yang paling memungkinkan pemilik rumah untuk mengukur kadar radon di rumah mereka.
Zat lain yang dapat berkontribusi terhadap kanker paru-paru adalah asbes. Asbes digunakan dalam pertambangan galangan kapal, dan manufaktur asbes, kerja insulasi, dan perbaikan rem, meskipun produk dengan asbes telah banyak dihapus selama beberapa dekade terakhir. Jika dihirup, partikel asbes dapat mengajukan di paru-paru, merusak sel dan meningkatkan risiko untuk kanker paru-paru.
Pekerja asbes harus menggunakan peralatan pelindung yang disediakan oleh majikan mereka dan mengikuti praktek kerja yang disarankan dan prosedur keselamatan.
Para peneliti terus mempelajari penyebab kanker paru-paru dan untuk mencari cara untuk mencegahnya. Kita sudah tahu bahwa cara terbaik untuk mencegah kanker paru-paru adalah untuk berhenti atau tidak mulai merokok. Semakin cepat berhenti merokok seseorang yang lebih baik. Bahkan jika Anda telah merokok selama bertahun-tahun, tidak pernah terlambat untuk manfaat dari berhenti merokok.

kangker usus besar

Kanker Usus Besar

 APA ITU KANKER USUS BESAR?

Kanker usus adalah lesi yang terjadi di bagian epitel mukosa usus besar. Penyebab kanker usus besar bisa dikarenakan berbagai faktor, seperti zat karsinogenik ,efek lingkungan atau genetik. Kanker usus besar biasanya terjadi di daerah persimpangan rektum dan sigmoid. Insiden kanker usus besar adalah yang ketiga, setelah lambung dan kanker esophagus, prevalensi lebih tinggi pada pasien usia 40 -50 tahun, sekitar 15% pasien kanker usus besar berumur 40 tahun, rasio antara pasien usus besar, laki-laki dan perempuan kanker adalah 2:1.

 APA PENYEBAB KANKER USUS BESAR?

1. Faktor makanan: makanan berprotein tinggi, lemak tinggi dan diet rendah serat, dapat meningkatkan resiko terkena kanker usus besar.
  2. Faktor genetik: bila salah satu dari anggota keluarga pernah terkena kanker usus besar, generasi berikutnya mempunyai kemungkinan lebih tinggi dari rata-rata.
  3. Polip: polip usus besar tumbuh di dinding bagian dalam kanker usus besar atau rektum rentan terhadap berbagai stimulus, bisa berubah menjadi kanker.
  4. Penyakit Crohn atau kolitis ulseratif: seorang yang berpenyakit Crohn atau kolitis ulseratif, beresiko 30x lebih tinggi dari orang biasa untuk menderita kanker usus besar.

 SIAPA YANG PALING BERESIKO UNTUK TERKENA KANKER USUS BESAR?

1. Pasien yang sudah pernah terkena penyakit poliposis adenomatosa
  2. Pasien yang memiliki anggota keluarga yang pernah menderita pasien kanker usus besar
  3. Pasien dengan darah dalam feses (jangka panjang)
  4. Pasien dengan kolitis ulseratif kronis
  5. Pasien dengan diare atau konstipasi kronis

 GEJALA KANKER USUS BESAR?

1. Darah dalam tinja berwarna merah terang/gelap dan biasanya tidak sakit
  2. Distensi perut, sakit perut, gangguan pencernaan, kehilangan nafsu makan
  3. Perubahan kebiasaan buang air besar, maka frekuensi atau diare dan sembelit bergantian
  4. Perubahan bentuk tinja
  5. Penurunan berat badan drastis dan anemia
  6. Bisul di anus yang tidak kian sembuh, nyeri dubur
  7. Sakit kuning, ascites, busung, dan metastasis ke organ hati

 APA SAJA METODE DIAGNOSA UNTUK KANKER USUS BESAR?

 1. Rectal Examination: prosedurnya, dokter memakai sarung tangan, dan menggunakan pelumas, dokter akan meraba daerah rektum untuk memeriksa ada tidaknya benjolan.
  2. Fecal occult blood test: hiperplasia jaringan usus besar menyebabkan bocornya sejumlah kecil darah, dan menyebabkan tinja dalam darah. Test ini dapat mendeteksi adanya darah di tinja. Bila hasilnya positif, maka ini menunjukan adanya pendarahan dalam sistem pencernaan. Pasien sangat dianjurkan untuk melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memeriksakan adanya tumor/kanker.
  3. X-ray: Dengan menggunakan ‘barium meal examination’ dan ‘barium enema’, dokter dapat mendapatkan gambaran tentang morfologi usus besar, dan mengetahui ada tidaknya polip.
  4. Endoskopi: Bila ditemukan darah dalam tinja atau perubahan kebiasaan buang air besar, dan hasil abnormal pada waktu rectal examination, kolonoskopi harus dilakukan untuk menemukan semua jenis lesi di usus besar, dan biopsi dapat dilakukan.
  5. USG, CT scan atau MRI: pemeriksaan- pemeriksaan ini memang tidak mendiagnosa secara langsung, tetapi dapat memberikan gambaran tentang, letak, bentuk, ukuran kankernya, keadaan jaringan disekitarnya dan ada tidaknya penyebaran.
  6. Biopsi: pemeriksaan biopsi sangat penting untuk mendiagnosa kanker usus besar.

 TAHAP-TAHAP KLINIS KANKER USUS BESAR

Stadium 0 :Ditemukannya sel-sel abnormal di dinding usus besar. Stadium ini juga disebut ‘carcinoma in situ’
  Stadium I :Tumor sudah tumbuh di dinding usus besar, dan invasi bagian submukosa
  Stadium II :Tumor sudah memasuki kedalaman dinding usus besar, dan dapat menyebar ke organ terdekatnya. Tetapi belum memasuki kelenjar getah bening.
  Stadium III : Kanker sudah menyebar ke kelenjar getah bening tetapi belum menyebar ke bagian tubuh lainnya
  Stadium IV: Kanker sudah menyebar ke bagian tubuh lainnya, seperti, paru-paru, hati, dinding paru-paru dan ovarium.
  Kekambuhan: Setelah pengobatan, kankernya kambuh kedaerah tubuh lainnya.

 APA SAJA PENGOBATAN KANKER USUS BESAR?

  1. Operasi: Operasi adalah treatment yang paling sering digunakan untuk pengobatan kanker usus besar. Sebagian besar pasien kanker usus stadium dini, memilih operasi sebagai treatment.
  2. Radioterapi: Radioterapi sering digunakan dengan operasi untuk menurunkan tingkat kekambuhan kanker usus besar.
  3. Kemoterapi: Sebelum operasi, bisa dilakukan kemoterapi untuk menghambat pertumbuhan sel kanker baru, dan juga untuk membunuh dan membinasakan sel kanker.
  4. Imunoterapi: Imunoterapi dapat meningkatkan imunitas dan kualitas hidup pasien; tanpa trauma, tidak sakit, tidak perlu rawat inap, juga dapat menurunkan efek samping dari radioterapi.
  5. Pengobatan Cina: Pengobatan Cina membantu menyeimbangkan kondisi tubuh. Dengan mengkombinasi pengobatan Cina dan barat, dapat menambah efektivitas pengobatan kanker. Pengobatannya bisa dalam bentuk infusi herbal, inhalasi aerosol herbal, pemanasan herbal, injeksi acupoint, dll. Dengan perawatan ini, dapat memperkuat kekebalan tubuh, dan meningkatkan efektivitas pengobatan.

 PERAWATAN PASCA-OPERASI PENGOBATAN KANKER USUS BESAR?

1. Pakaian: kenakan pakaian yang lembut, longgar, yang tidak ketat. Untuk menghindari tekanan pada luka.
  2. Mandi: kalau bisa jangan terkena kontak dengan air dulu, sampai lukanya sudah sembuh total.
  3. Diet: makan makanan yang sehat. Makan banyak sayur dan buah2an
  4. Olahraga: olahraga yang tepat dapat memperbaiki keadaan tubuh, dan memperkuat kekebalan tubuh terhadap penyakit.
  5. Psychology: selalu positif, kurangi stress.

 DUKUNGAN APASAJA YANG BISA SAYA DAPATKAN?

Modern Cancer Hospital Guangzhou untuk perawatan masing-masing pasien pasien dengan kanker usus besar, sesuai dengan kondisi mereka, melalui konsultasi ahli untuk mengembangkan program pengobatan kanker usus yang komprehensif dan efektif. Juga mengumpulkan kepandaian dari setiap ahli untuk menciptakan pengobatan model baru “minimal infasif, kombinasi pengobatan barat dan timur”, menggunakan kombinasi pengobatan tradisional China, photodynamic, local kemoterapi, dan 12 macam minimal invasif, terapi intervensi, bio-imunoterapi dan argon-helium pisau, pengobatan tradisional China dan pengobatan Barat yang dikombinasikan dengan kondisi tubuh pasien kanker usus besar dan untuk meningkatkan efek pengobatan kanker usus besar. Terapi intervensi adalah pengobatan pilihan bagi pasien kanker usus besar. Di antaranya adalah local kemoterapi adalah prioritas pasien kanker usus besar, tetapi local kemoterapi bagi pasien kanker usus besar yang utama adalah memasukkan terapi invus , karena ada beberapa pasien tidak bisa melakukan embolisasi arteri. Immunotherapy biologis adalah masukan kepada pasien kanker usus besar dengan aktivitas anti-tumor dari sel-sel kekebalan tubuh secara langsung membunuh tumor atau merangsang respon kekebalan tubuh terhadap antigen tumor, dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh dan kualitas hidup pasien dalam pengobatan pada saat yang bersamaan.

kangker lidah

Lantas, seperti apa keganasan dan penyebab sel kanker lidah tersebut cepat menyebar? Kanker lidah adalah jenis kanker yang terjadi di dalam rongga mulut, terutama di bagian lidah. Penyakit ini biasanya menyerang di bagian pinggir lidah, belakang lidah dan pangkal lidah.
Di Indonesia sendiri kanker lidah tergolong penyakit langka dan tidak begitu dikenal masyarakat, sehingga mereka cenderung mengabaikan gejala-gejala awal kanker lidah yang dapat menempatkan masyarakat pada risiko kematian.
Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC), pusat pengendalian dan pencegahan penyakit Amerika Serikat (AS), sekitar 30 ribu kasus kanker mulut didiagnosis tiap tahunnya. Dapat dikatakan kanker rongga mulut atau kanker lidah ini tak lagi mengenal usia. Orang dewasa di atas 40 tahun bahkan remaja seperti kasus Cecilia Vickend bisa terkena penyakit ganas ini.
Seperti dikutip dari Livestrong, kanker ini jamak menyerang mereka yang banyak merokok dan mengonsumsi alkohol. Selain faktor riwayat keluarga, kebersihan mulut dan gigi yang buruk juga jadi pemicu terjadinya kanker ini. Namun penyakit ini dapat dihindari dengan melakukan pemeriksaan rutin di dokter gigi.
Gejala kanker lidah ini berupa sariawan di lidah yang tak kunjung sembuh. Setelah cukup lama, akan timbul benjolan di luka disertai rasa nyeri ketika mengunyah dan berbicara. Benjolan atau massa jaringan yang terbentuk pada lidah mungkin adalah tanda peringatan awal kanker lidah.
Faktor risikonya memang masih belum diketahui dengan jelas, tapi salah satunya adalah gaya hidup yang kurang sehat seperti merokok atau mengkonsumsi alkohol berlebih.
Salah satu tanda awal dari kanker adalah munculnya bintik putih atau merah pada lidah. Bintik ini juga dapat berkembang pada gusi atau daerah lain pada mulut. Jika anda menemukan bintik yang tidak normal, menimbulkan rasa sakit, atau berubah warna, dan tidak sembuh dalam waktu 14 hari, maka segera lakukan pemeriksaan.
Dokter gigi dapat melakukan pemeriksaan lebih lanjut jika ada benjolan atau perubahan jaringan tak teratur mulai dari leher hingga rongga mulut. Pemeriksaan fisik ini dilakukan untuk mengetahui apakah benjolan dan perubahan fisik tersebut kanker atau tumor. Jika ditemukan sel kanker, dokter akan menyarankan untuk menjalankan biopsi.
Di sisi lain pengobatan menggunakan radioterapi dan kemoterapi mungkin akan dilakukan untuk mengurangi perluasan dan peradangan pada kanker lidah. Jika sudah menjalar dan mencapai stadium akut, kombinasi operasi dan radioterapi mungkin akan diberlakukan oleh tim medis.
Perawatan terbaik untuk kanker lidah yang kecil adalah dengan operasi. Sedangkan untuk tumor besar yang sudah menyebar ke lymph nodes di leher, harus dilakukan kombinasi operasi dan radioterapi. Hal ini ditujukan untuk mengangkat kanker dari lidah dan lymph nodes di leher anda.
Operasi pengangkatan lymph nodes di leher ini juga disebut dengan neck dissection. Selanjutnya, untuk mencegah pertumbuhan kanker kembali perlu dilakukan radioterapi. Tujuannya adalah untuk menghilangkan sel-sel kanker yang tersedia.
Jika kanker telah tumbuh cukup besar, kemungkinan pasien harus segera dioperasi untuk menghilangkan sebagian atau seluruh lidah (glossectomy).
Seperti diketahui, peningkatan penderita kanker lidah cukup mengkhawatirkan. Pada 2012 diperkirakan naik 10 persen. Hal ini dipicu oleh banyaknya faktor risiko yang menyebabkan kanker lidah, selain sariawan juga gaya hidup metropolis seperti mengonsumsi alkohol dan seks bebas.
Kanker lidah tak hanya menyerang bagian lidah saja, tapi juga dapat menyebar ke bibir, pipi, menyebabkan sinus, serta masuk ke jaringan tenggorokan. Sehingga menimbulkan rasa sakit saat mengunyah dan menelan. Jika tak ditangani sesegera mungkin dapat menyebabkan kematian.
American Cancer Society merekomendasikan, mereka yang berusia di atas 20 tahun hingga di atas 40 tahun melakukan screening atau deteksi dini guna mengetahui ada atau tidak penyakit berbahaya ini jika mengalami sariawan cukup lama.
Berdasarkan data dari American Cancer Society, mereka yang telah memasuki kanker lidah stadium satu memiliki peluang hidup sebesar 71 persen. Lalu stadium dua sebesar 59 persen, stadium tiga 47 persen, dan stadium empat adalah 37 persen.
Penyebab Terjadinya Kanker Lidah
Meski pria perokok berisiko lebih tinggi mengalami kanker lidah, namun tidak menutup kemungkinan wanita juga mengalami hal yang sama. Faktor utama penyebab kanker lidah memang belum belum dapat disimpulkan secara pasti. Tetapi para ahli medis meyakini bahwa luka dan infeksi pada lidah dapat memicu terjadinya kanker lidah.
Paparan sinar ultraviolet, zat radioaktif dan melemahnya daya tahan tubuh juga ditengarai sebagai penyebab terjadinya kanker lidah. Selain itu, faktor psikis dan genetik juga turut mempengaruhi tingkat keparahan penyakit mematikan ini.

kangker darah (leukimia)

kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.
Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Penyebab Kanker Serviks

Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.
kanker serviksSelain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
  1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  2. Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  4. Mengalami sakit saat buang air kecil
  5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan kaum perempuan dalam hal mencegah kanker serviks agar tidak menimpa dirinya, antara lain:
  1. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi
  2. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
  3. Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
  4. Jika anda perokok, segera hentikan kebiasaan buruk ini
  5. Hindari berhubungan intim saat usia dini
  6. Selalu setia kepada pasangan anda, jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
  7. Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim
  8. Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV
  9. Perbanyaklah konsumsi makanan  sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin c dan e.
Meskipun demikian, jika anda sudah terdeteksi mengidap kanker serviks, maka ada beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan. Jika terdeteksi kanker serviks stadium awal, maka pengobatannya dilakukan dengan cara menghilangkan kanker serviks tersebut dengan cara dilakukan pembedahan, baik pembedahan laser, listrik atau dengan cara pembekuan dan membuang jaringan kanker serviks (cyrosurgery)
Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut akan dilakukan pengobatan dengan cara kemoterapi serta radioterapi, namun jika sudah terdeteksi cukup parah, tiada lain kecuali dengan mengangkat rahim (histerektomi) secara menyeluruh agar kanker tidak berkembang.

kangker rahim

kanker serviks atau yang disebut juga sebagai kanker mulut rahim merupakan salah satu penyakit kanker yang paling banyak ditakuti kaum wanita. Berdasarkan data yang ada, dari sekian banyak penderita kanker di Indonesia, penderita kanker serviks mencapai sepertiga nya. Dan dari data WHO tercatat, setiap tahun ribuan wanita meninggal karena penyakit kanker serviks ini dan merupakan jenis kanker yang menempati peringkat teratas sebagai penyebab kematian wanita dunia.
Kanker serviks menyerang pada bagian organ reproduksi kaum wanita, tepatnya di daerah leher rahim atau pintu masuk ke daerah rahim yaitu bagian yang sempit di bagian bawah antara kemaluan wanita dan rahim.

Penyebab Kanker Serviks

Human papilloma Virus (HPV) merupakan penyebab dari kanker serviks. Sedangkan penyebab banyak kematian pada kaum wanita adalah virus HPV tipe 16 dan 18. Virus ini sangat mudah berpindah dan menyebar, tidak hanya melalui cairan, tapi juga bisa berpindah melalui sentuhan kulit. Selain itu, penggunaan wc umum yang sudah terkena virus HPV, dapat menjangkit seseorang yang menggunakannya jika tidak membersihkannya dengan baik.
kanker serviksSelain itu, kebiasaan hidup yang kurang baik juga bisa menyebabkan terjangkitnya kanker serviks ini. Seperti kebiasaan merokok, kurangnya asupan vitamin terutama vitamin c dan vitamin e serta kurangnya asupan asam folat. Kebiasaan buruk lainnya yang dapat menyebabkan kanker serviks adalah seringnya melakukan hubungan intim dengan berganti pasangan, melakukan hubungan intim dengan pria yang sering berganti pasangan dan melakukan hubungan intim pada usia dini (melakukan hubungan intim pada usia <16 tahun bahkan dapat meningkatkan resiko 2x terkena kanker serviks). Faktor lain penyebab kanker serviks adalah adanya keturunan kanker, penggunaan pil KB dalam jangka waktu yang sangat lama, terlalu sering melahirkan.

Ciri-Ciri Perempuan Menderita Kanker Serviks

Kanker serviks membutuhkan proses yang sangat panjang yaitu antara 10 hingga 20 tahun untuk menjadi sebuah penyakit kanker yang pada mulanya dari sebuah infeksi. Oleh karena itu, saat tahap awal perkembangannya akan sulit untuk di deteksi. Oleh karena itu di sarankan para perempuan untuk melakukan test pap smear setidaknya 2 tahun sekali, melakukan test IVA (inspeksi visual dengan asam asetat, dll. Meskipun sulit untuk di deteksi, namun ciri-ciri berikut bisa menjadi petunjuk terhadap perempuan apakah dirinya mengidap gejala kanker serviks atau tidak:
  1. Saat berhubungan intim selaku merasakan sakit, bahkan sering diikuti pleh adanya perdarahan.
  2. Mengalami keputihan yang tidak normal disertai dengan perdarahan dan jumlahnya berlebih
  3. Sering merasakan sakit pada daerah pinggul
  4. Mengalami sakit saat buang air kecil
  5. Pada saat menstruasi, darah yang keluar dalam jumlah banyak dan berlebih
  6. Saat perempuan mengalami stadium lanjut akan mengalami rasa sakit pada bagian paha atau salah satu paha mengalami bengkak, nafsu makan menjadi sangat berkurang, berat badan tidak stabil, susah untuk buang air kecil, mengalami perdarahan spontan.

Pencegahan Kanker Serviks

Berikut ini adalah beberapa hal yang dapat dilakukan kaum perempuan dalam hal mencegah kanker serviks agar tidak menimpa dirinya, antara lain:
  1. Jalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan yang cukup nutrisi dan bergizi
  2. Selalu menjaga kesehatan tubuh dan sanitasi lingkungan
  3. Hindari pembersihan bagian genital dengan air yang kotor
  4. Jika anda perokok, segera hentikan kebiasaan buruk ini
  5. Hindari berhubungan intim saat usia dini
  6. Selalu setia kepada pasangan anda, jangan bergonta-ganti apalagi diikuti dengan hubungan intim.
  7. Lakukan pemeriksaan pap smear minimal lakukan selama 2 tahun sekali, khususnya bagi yang telah aktif melakukan hubungan intim
  8. Jika anda belum pernah melakukan hubungan intim, ada baiknya melakukan vaksinasi HPV
  9. Perbanyaklah konsumsi makanan  sayuran yang kandungan beta karotennya cukup banyak, konsumsi vitamin c dan e.
Meskipun demikian, jika anda sudah terdeteksi mengidap kanker serviks, maka ada beberapa metode pengobatan yang bisa dilakukan. Jika terdeteksi kanker serviks stadium awal, maka pengobatannya dilakukan dengan cara menghilangkan kanker serviks tersebut dengan cara dilakukan pembedahan, baik pembedahan laser, listrik atau dengan cara pembekuan dan membuang jaringan kanker serviks (cyrosurgery)
Untuk kasus kanker serviks stadium lanjut akan dilakukan pengobatan dengan cara kemoterapi serta radioterapi, namun jika sudah terdeteksi cukup parah, tiada lain kecuali dengan mengangkat rahim (histerektomi) secara menyeluruh agar kanker tidak berkembang.

kangker payudara

KANKER PAYUDARA  merupakan penyakit yang paling ditakuti wanita  dan paling umum menyerang kaum hawa. Namun demikian pria-pun memiliki kemungkinan mengalami penyakit ini dengan perbandingan 1 : 1000.
APAKAH KANKER ITU? 
Kanker disebabkan oleh sel sel yang membelah di dalam tubuh dan terus berkembang di luar kendali.
Penyakit ini bermula dari sel-sel ganas terbentuk pada jaringan payudara , keganasan pada sel payudara ini mengalami pertumbuhan yang tidak normal , cepat dan tidak terkendali .
Peningkatan jumlah sel tak normal ini umumnya membentuk benjolan yang disebut tumor atau kanker . Jika ditekan benjolan ini tidak terasa nyeri .
Awalnya benjolan ini berukuran kecil , tapi lama kelamaan membesar dan akhirnya melekat pada kulit atau menimbulkan perubahan pada kulit payudara atau puting payudara.
Tumor belum tentu kanker namun jika tidak diobati, akan terus tumbuh ke ukuran yang lebih besar dan memiliki potensi untuk menyebar ke bagian lain atau organ-organ di dalam tubuh. Keseriusan kanker tergantung pada ukuran tumor dan luasnya telah menyebar dalam tubuh.
KANKER PAYUDARA
Payudara terdiri dari kelenjar-kelenjar (lobules) untuk memproduksi susu dan saluran – saluran , Jaringan ikat, jaringan lemak dan jaringan limfatik. Saluran payudara mengalirkan susu dari lobulus melalui puting.
Kanker payudara adalah kanker yang paling umum di kalangan wanita. Sekitar 1 dari 18 wanita terkena kanker payudara. Pria bisa juga terkena kanker payudara, meskipun pada risiko yang lebih rendah. Kanker payudara berpotensi dapat disembuhkan bila disajikan  lebih awal.
Sel-sel kanker payudara dapat timbul dari lobulus atau dari saluran-saluran nya. Stadium dari kanker payudara pada presentasi nya menentukan prediksi dari penyakit nya. Semakin besar tumor, maka semakin tinggi risiko penyebaran.
Kanker payudara stadium lanjut dapat menyebar ke kelenjar getah bening, paru-paru, liver, tulang atau otak.

FAKTOR RESIKO KANKER PAYUDARA PADA WANITA
Menjadi seorang wanita memiliki risiko tinggi untuk terkena kanker payudara dibandingkan dengan laki laki. Untuk 100 perempuan yang didiagnosis dengan kanker payudara, hanya ada 1 orang laki laki yang terkena kanker payudara.
UMUR
Resiko meningkatnya kanker payudara bersamaan dengan pertambahan usia.

RIWAYAT PRIBADI – wanita yang sudah terkena kanker payudara memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara yang lain.
RIWAYAT KELUARGA – wanita yang anggota keluarga nya seperti ibu, saudara perempuan, bibi atau nenek dari pihak ibu atau ayah dengan kanker payudara memiliki peningkatan risiko terkena kanker payudara.
FAKTOR RESIKO LAIN perempuan yang memiliki awal menarche (menstruasi pertama) sebelum 12 tahun dan menopause yang terlambat (setelah 55 tahun), menggunakan pil hormone dengan jangka waktu yang lama; wanita yang tidak  pernah melahirkan memiliki risiko yang lebih tinggi terkena kanker payudara.
Wanita pasca-menopause dengan obesitas, wanita yang  mengkonsumsi alkohol tinggi memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker payudara.
GEJALA-GEJALA KANKER PAYUDARA
Pasien akan mengeluh terdapat benjolan payudara payudara, nyeri payudara atau pengeluaran cairan dari puting.
Untuk sementara gejala-gejala ini mungkin bukan kanker, perlu diperiksa dan diselidiki. Beberapa pasien yang sehat dapat berkonsultasi dengan dokter karena hasil mamografi atau USG yang tidak lazim.
Penampakan yang paling umum dari kanker payudara adalah suatu benjolan di payudara dan benjolan ini yang biasanya tidak ada rasa sakit. Pasien akan merasa sehat, makan dan tidur cukup baik.
Seorang dokter dapat menentukan bahwa benjolan itu kanker melalui pemeriksaan fisik,  mammogram dan USG payudara.  Untuk itu diperlukan contoh jaringan dari benjolan sebagai alat konfirmasi.
Biopsi atau pengambilan contoh jaringan adalah prosedur kecil yang dapat dilakukan dengan menggunakan jarum di klinik.
PENGOBATAN KANKER PAYUDARA 
Pengobatan utama untuk kanker payudara adalah operasi. Tujuan operasi adalah untuk menghilangkan kanker dengan bersih. Pasien dengan kanker kecil mempunyai pilihan untuk operasi konservasi payudara, yang berarti dia tidak perlu melakukan pengangkatan payudara keseluruhan ( mastectomy ).
Untuk beberapa pasien pasien yang membutuhkan atau memilih mastectomy, ada beberapa pilihan rekonstruksi payudara. Pasien yang telah melakukan operasi payudara sudah dapat hidup secara normal melakukan kegiatan sehari-hari nya.
Operasi kanker payudara juga meliputi pembedahan kelenjar getah bening. Bagian penyebaran pertama dari kanker payudara adalah kelenjar getah bening pada ketiak.
Kelenjar getah bening ini perlu dihilangkan selama operasi berlangsung untuk melihat apakah  mereka terlibat  pada kanker, dengan demikian dapat mengetahui tahap dari penyakit dan perlu untuk perawatan lebih lanjut.
Setelah operasi,  pasien akan membutuhkan kemoterapi, radioterapi/ penyinaran, terapi tepat sasaran, terapi hormonal atau gabungan dari semua terapi yang ada. Tujuan dari perawatan lanjutan ini adalah untuk mengurangi resiko kembali nya atau menyebar nya penyakit.
Untuk pasien yang terkena kanker stadium lanjut, kemoterapi sangat disarankan sebelum operasi, dengan harapan untuk mengecilkan ukuran dari tumor dan operasi dapat dilaksanakan.
Kanker payudara yang  sudah menyebar/stadium lanjut tidak dapat disembuhkan maka dari itu operasi tidak diperlukan. Pengobatan untuk stadium 4 adalah untuk mengontrol gejala seperti sakit dan tidak sesak nafas.
DAPATKAH KANKER PAYUDARA DI CEGAH?
Tidak ada cara efektif untuk mencegah kanker payudara pada saat ini.
Gaya hidup sehat adalah mendukung untuk  dengan melakukan diet yang seimbang, olahraga teratur dan menghindari obesitas, wanita harus mengurangi asupan alkohol mereka, mempertimbangkan lagi risiko-manfaat pil hormon pada posting masa gejala menopause, berharap dapat mengurangi risiko kanker payudara.
Mammogram secara teratur adalah penting untuk mendeteksi secara awal perubahan-perubahan abnormal pada payudara. Wanita usia 40 tahun keatas disarankan untuk melakukan mammogram tahunan.
Wanita yang lebih muda harus melakukan pemeriksaan payudara sendiri bulanan, berkonsultasi dengan awal dengan dokter jika merasakan benjolan.
Sementara kanker payudara tidak dapat dicegah, deteksi dini dan pengobatan awal dapat meningkatkan kelangsungan hidup.

kangker otak

Kanker otak merupakan salah satu penyakit yang mematikan dan berbahaya. Kanker otak menyerang otak pada bagian luarnya yakni tiga bagian lapis selaput otak dan bagian tulang tengkorak. Pada dasarnya kanker yang menyerang bagian tersebut umumnya kanker/tumor jinak. Namun bagian yang diserang adalah otak, maka ini sangat berbahaya. Karena dapat merusak dan mengganggu fungsi struktur susunan saraf pusat yang terletak didalam rongga tengkorak. Dengan berkembangnya tumor tersebut maka jaringan otak akan semakin tertekan. Dan perlu diketahui volume rongga tengkorak sangat terbatas sehingga menyebabkan rasa sakit dikepala atau pusing. Jika itu memang dirasakan, maka kemungkinan merupakan gejala awal dari kanker otak.

Berikut ini beberapa gejala dari kanker otak yang perlu kita ketahui:
- Sakit kepala yang disertai dengan mual dan sering muntah.
- Kemampuan penglihatan semakin menurun.
- Perubahan perilaku atau penurunan kesadaran
- Adanya gangguan pada saat berbicara
- Adanya gangguan pada pendengaran
- Gangguan keseimbangan tubuh
- Gangguan pada saraf
- Anggota gerak melemah atau kejang
- Timbulnya ubun-ubun yang menonjal dan besar pada bayi

Dari point diatas merupakan gejala dari kanker otak, walaupun gejala-gejala tersebut pernah kita alami belum tentu anda terkena penyakit kanker otak. Tapi alangkah baiknya anda memeriksakan diri langsung pada dokter ahli saraf guna memastikan apakah anda betul-betul terkena penyakit kanker otak atau tidak.

Penyebab kanker otak pada umumnya terbagi atas dua faktor yakni:

Faktor dari dalam

Maksudnya faktor yang datang dari dalam diri sendiri atau faktor dari keturunan. Apabila ada salah satu sanak saudara anda yang punya riwayat penderita kanker otak, maka kemungkinan juga anda juga bisa terkena penyakit kanker otak. Kemudian sebab terjadinya kanker otak juga dikarenakan benturan kepala yang pernah dialami si penderita, sehingga benturan ini menyebabkan perasaan trauma pada jaringan otak dan penyebab tumbuhnya jaringan abnormal pada otak yang kemudian berkembang menjadi kanker otak.

Faktor dari luar

Faktor yang disebabkan dari makanan dan radiasi. Kemudian pengaruh obat-obatan tertentu yang sering diminum terus menerus. Merokok, makananan yang berlemak dan sebagainya juga merupakan faktor dari kanker otak. Bahan karsiogenik: minyak goreng yang dipakai berulang-ulang, bahan kimia yang termakan
Radiasi: paparan radiasi dalam gelombang tertentu dapat memicu berkembangnya sel kanker.

Tindakan harus kita lakukan untuk mencegah terjadinya kanker otak adalah:

Menghindari penggunaan bahan kimia

Bahan kimia dan paparan radiasi kimia berpotensi besar terhadap kerusakan otak seseorang, sehingga Anda disarankan untuk menghindari prosedur yang berkaitan dengan bahan kimia. Bahan kimia yang akrab dengan kehidupan Anda sehari-hari adalah vinil klorida yang digunakan dalam plastik, formalin yang digunakan sebagai pengawet, dan acrylontrile digunakan dalam industri tekstil. Pancaran radiasi dari reaktor nuklir juga dapat menyebabkan kanker otak. Orang yang pekerjaannya mengharuskan untuk berinteraksi dengan bahan kimia dan nuklir, harus rutin melakukan pengujian terhadap kanker otak ke dokter.

Makan makanan anti kanker

Bawang putih dan makanan yang mengandung asam lemak omega 3 membantu dalam pencegahan kanker otak. Bawang putih mengandung substansi anti kanker yang dapat membantu mengontrol kecenderungan kenker dalam sel-sel tubuh Anda. Sumber asam lemak omega 3 diantaranya adalah kenari dan minyak biji rami. Ini membantu tubuh dalam meningkatkan kekebalan dan kemampuan untuk melawan kanker.

Hindari rokok dan alkohol

Salah satu penyebab utama semua jenis kanker adalah kebiasaan yang tidak sehat seperti merokok dan konsumsi alkohol.  Kanker dapat menyebar ke setiap bagian tubuh, misalnya kanker paru-paru juga dapat menyebar ke otak dan mengakibatkan kanker otak. Jadi, hindari kebiasaan merokok dan minum untuk menghentikan pertumbuhan kanker otak dalam tubuh Anda.

Penggunaan ponsel

Banyak penelitian telah menunjukkan bahwa frekuensi penggunaan ponsel yang terlalu lama juga dapat menyebabkan kanker otak. Sehingga, Anda disarankan untuk tidak menerima telepon melalui ponsel selama lebih dari 15 menit tanpa headphone untuk menurunkan risiko kanker otak.

Itulah tadi beberapa point diatas dalam mencegah terjadinya kanker otak. Semoga info yang kami berikan memberikan manfaat bagi kita semua. Pembahasan untuk info tentang maag kronis silahkan lihat disini.